www.AlvinAdam.com


Berita 24 Jambi

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dulu Disebut Hoaks, Ramalan Babu Kalayil Tsunami di Akhir 2017 ...

Posted by On 11.40

Dulu Disebut Hoaks, Ramalan Babu Kalayil Tsunami di Akhir 2017 ...

Dulu Disebut Hoaks, Ramalan Babu Kalayil Tsunami di Akhir 2017 Viral Lagi Usai Gempa, Benarkah?

Babu prediksi gempa dan tsunami yang akan terjadi di Samudera Hindia sebelum 31 Desember 2017.

Dulu Disebut Hoaks, Ramalan Babu Kalayil Tsunami di Akhir 2017 Viral Lagi Usai Gempa, Benarkah?googleIlustrasi

TRIBUNJAMBI.COM - Babu Kalayil seorang warga India September 2017 lalu membuat heboh dengan prediksi gempa dan tsunami yang akan terjadi di Samudera Hindia sebelum 31 Desember 2017.

Ramalan pria tersebut menyebutkan gempa dan tsunami itu bakal mempengaruhi benua Asia, tak kurang 11 negara bakal dihantam bencana tersebut.

Masing-masing yakni 11 negara India, China, Jepang, Pak istan, Nepal, Bangladesh, Thailand, Indonesia, Afganistan, Sri Lanka, dan lainnya.

Kabar itu dinilai hoaks lantaran tak bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

Meski begitu, ramalan ini kembali viral setelah gempa benar-benar terjadi di Indonesia, tepatnya di Tasikmalaya pada Jumat (15/12/2017) menjelang tengah malam.

Salah satunya, diunggah oleh warganet di kolom dalam fitur Crisis Response facebook.

Dibantah BMKG

Adapun, pada pertama kali kemunculannya yang kemudian membuat geger, ramalan tersebut dibantah oleh BMKG.

Dinilai bahwa prediksi ini tak berdasar dan tidak bisa dipertanggung jawabkan secara keilmuan.

Apalagi, hingga saat ini tidak ada teknologi yang bisa memprediksi secara tepat mengenai kejadian gempa.

Berikut merupakan press release BMKG yang menanggapi ramalan tersebut.

PRESS RELEASE BMKG MENANGGAPI RAMALAN
GEMPA DAN TSUNAMI

Menanggapi beredarnya berita terkait isu akan terjadinya gempabumi dan tsunami besar oleh "Babu Kalayil" yang akan melanda negara-negara di wilayah Asia sebelum Desember 2017 yang dilansir oleh berbagai media dan di media sosial, maka bersama ini kami sampaikan tanggapan sebagai berikut:

1. Ramalan tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah karena cakupan dampak bencana yang disebutkan sangat luas dan sulit diterima dalam konsep ilmu kegempaan (seismologi).

2. Indonesia merupakan wilayah yang aktif gempabumi dan memiliki potensi gempabumi yang dapat terjadi kapan saja dan dalam berbagai kekuatan.

3. BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempabumi.

4. Hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempabumi dengan tepat (kapan, dimana dan berapa kekuatannya).

5. Masyarakat dihimbau agar tidak terpancing isu yang beredar tersebut. Apabila ingin mengetahui lebih jelas terkait gempabumi dan tsunami dapat menghubungi kontak center : 021-6546316 atau website resmi di www.bmkg.go.id.

Jakarta, 8 November 2017

DEPUTI BIDANG GEOFISIKA BMKG
Dr. Muhamad Sadly, M.Eng.

Awal mula ramalan Babu Kalayil

Ramalan Babu Kalayil soal gempa di Samudera Hindia sebelum tanggal 31 Desember 2017 ini bermula ketika pria ini mengirimkan surat peringatan kepada Perdana Menteri India, Narendra Modi pada September 2017 lalu.

Surat itu ditandatangani oleh Babu Kalayil yang menyebut dirinya sebagai seorang periset.

Surat yang penuh dengan kesalahan tata cara penulisan ini juga dilengkapi dengan kop bertuliskan B.K. Research Association for E.S.P.

Kalayil menyebutkan, prediksi bencana ini diperoleh dari hasil penelitiannya pada 20 Agustus 2017.

Namun tetap saja, ramalan itu tidak bisa dipertanggungjawabkan secara keilmuan.

Dalam sebuah wawancaranya dengan sebuah stasiun radio yang berbasis di Kerala, India, terungkap apa metode yang digunakan oleh Babu Kalayil.

Kepada Biju Mathew, wartawan yang mewawancarinya beberapa tahun lalu, Babu Kalayil menjelaskan bahwa ia memiliki kemampuan indera keenam yang bisa menerawang kejadian yang akan datang.

"Badan dan otak saya biasanya menjadi panas ketika akan merima informasi itu. Kemudian saya melihat serangkaian gambar. Sangat jelas terlihat seperti layaknya tayangan film. Saat itulah saya melihat adanya tsunami. Dan dengan bantuan intuisi, saya bisa menemukan kapan dan dimana bencana itu akan terjadi. Kemampuan saya ini bisa membantu untuk meminimalisir dampak terjadinya bencana," papar Kalayil.

Saat itu, paparan Kalayil ini juga memperoleh reaksi keras dari kalangan ilmuwan.

Salah satunya dari Dr Vineet Gahlaut, Direktur Badan Pusat Nasional Seismologi, India.

Ia menyebut terawangan Kalayil ini dengan sebutan prediksi yang 'menjijikan'. Ia menyebut bahwa prediksi yang dikeluarkan K alayil hanya membuat banyak orang di dunia maya ketakutan dan khawatir.

"Kami tengah bekerja keras untuk mengembangkan teknologi yang mampu memprediksi terjadinya gempa, tapi belum ada satupun yang berhasil. Pada saat bersamaan, kami semua berupaya untuk memperkuat kemampuan mitigasi bencana untuk meminimalisir dampak gempa. Tak ada satu pun di dunia ini yang berhasil memprediksi akan terjadinya gempa termasuk kapan dan dimana lokasinya," papar Gahlaut sebagaimana dilansir Boom Live India.

Komentar serupa juga disampaikan Pallava Bagla, seorang wartawan bidang sains di India.

Ia menyebutkan bahwa informasi yang dikeluarkan Kalayil bukan termasuk ramalan atau prediksi, melainkan spekulasi karena tidak ada dasarnya secara keilmuan.

Berdasarkan penelusuran, Babu Kalayil bukanlah kali pertama ini mengeluarkan prediksi gempa.

Dalam artikel yang dipublikasikan The Hindu pada 6 September 2005, Babu Kalayil mengklaim dirinya berhasil memprediksi bencana gempa dan tsunami di Pulau Sumatera pada tahun 2004 silam, dua bulan sebelum bencana ini terjadi.

Anda boleh percaya, boleh tidak. (*)

Editor: bandot Sumber: Tribun Jogja Ikuti kami di Pria Catat Isi SMS Selingkuhan Istri dari HP Senter di Kertas lalu ke Polisi sambil Gendong Anak Sumber: Google News | Berita 24 Jambi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »