www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jambi

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dinilai Sebagai Pemimpin Visioner, Wali Kota Jambi Presentasi di ...

Posted by On 20.17

Dinilai Sebagai Pemimpin Visioner, Wali Kota Jambi Presentasi di ...

Dinilai Sebagai Pemimpin Visioner, Wali Kota Jambi Presentasi di Indonesia Visionary Leader

Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME dinilai sebagai salah satu pemimpin yang berkarakter visioner di Indonesia.

Dinilai Sebagai Pemimpin Visioner, Wali Kota Jambi Presentasi di Indonesia Visionary LeaderTRIBUNJAMBI/ROHMAYANAWali Kota Jambi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Musala di Kantor Agama Kota Jambi, Jumat (19/1/2018)

Syarif Fasha : Inovasi Harus Dilakukan oleh Pemimpin yang Visioner
JAMBI - Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME dinilai sebagai salah satu pemimpin yang berkarakter visioner di Indonesia.

Hal itu terbukti saat Wali K ota dengan segudang prestasi tersebut, diundang media nasional terkemuka Koran Sindo (MNC Media Group) untuk berkompetisi dalam ajang Indonesia Visionary Leader (IVL) Sesi II Tahun 2018.
Acara yang berlangsung di Auditorium Gedung Sindo Jakarta, Rabu sore (24/1) tersebut merupakan kali keduanya dilaksanakan oleh grup media yang memiliki jaringan terbesar di Indonesia tersebut.
Pada tahun ini, Wali Kota Jambi Syarif Fasha disandingkan dengan Gubernur Jatim Soekarwo, Wali Kota Bogor Arya Bima, Wali Kota Makassar Mohammad Danny Pomanto, dan Wali Kota Padang Mahyeldi sebagai Indonesia Visionary Leader Tahun 2018.
Para pakar panelis yang menguji kompetensi para pemimpin tersebut pun bukan sembarangan. Para pakar, praktisi dan akademisi, seperti, Ir. Gunawan, MA (Direktur Evaluasi Kinerja Peningkatan Kapasitas Daerah Kemendagri), Prof. DR. Firmanzah (Rektor Univ. Paramadina), Andi Ilham Said (Ketua Indonesia Institute for Corporate Directorship) dan Gun Gun Heryanto (Pakar Kom unikasi Politik), secara kritis menguji dan mengupas sejauh mana tingkat kompetensi dan visi kepemimpinan para kepala daerah tersebut.
Ajang IVL diharapkan sebagai fasilitator dalam uji kompetensi para pemimpin daerah. Ajang ini dibuat untuk mengukur dan menguji kekuatan visi para pemimpin daerah, sekaligus menggali strategi pemimpin daerah dalam merumuskan, mengkomunikasikan, mengimplementasikan sekaligus membudayakan visi di wilayah kepemimpinannya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Fasha diminta memaparkan visi dan misi, program perwujudan visi misi, implementasi, serta keterujian kompetensi kepala daerah dalam level nasional.
Mempresentasikan visi dan misi pembangunan Kota Jambi bukan hal yang baru bagi seorang Wali Kota Fasha.

Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN tersebut, telah teruji mumpuni sebagai seorang pembicara.

Wali Kota Fasha pun tampak mantap memaparkan visi pembangunan Kota Jambi di Era Kebangkitan Kota Jambi.
Para panelis pun tampak terkesa n dengan kajian yang disampaikan Wali Kota Fasha secara meyakinkan tersebut.

Wali Kota Fasha dinilai tidak hanya mampu memaparkan visinya sebagai pemimpin secara teoritis, namun dalam tataran praktis.
Usai paparan, tanya jawab secara konstruktif, analistis dan kritis pun dilontarkan oleh panelis kepada Fasha.

Mereka benar-benar ingin mendapat keyakinan tentang tataran praktek keberhasilan pembangunan di Kota Jambi.
Menurut panelis, Wali Kota Fasha memenuhi kriteria sebagai kepala daerah yang visioner. Fasha dinilai mampu menciptakan visi tentang masa depan Kota Jambi yang lebih maju, mampu mewujudkan visi kedalam berbagai program yang efektif, dan membangun struktur kelembagaan yang mumpuni, serta mengkombinasikan visi dengan berbagai inovasi jitu.
Usai presentasi, di hadapan sejumlah wartawan, Wali Kota Syarif Fasha mengutarakan bahwa, ajang IVL tersebut merupakan ajang bergengsi dan strategis bagi kepala daerah di Indonesia.
"Ajang IVL ini merupa kan ajang yang memberikan motivasi bagi kepala daerah untuk bekerja lebih baik. Adanya IVL ini menjadi indikator penilaian dan tolak ukur bagi kepala darah dalam kepemimpinannya. IVL menjaring pemimpin di daerah yang memiliki visi untuk memajukan daerah, namun dihadapi dengan berbagai keterbatasan. Kemampuan pemerintah pusat untuk membantu daerah terbatas. Oleh karena itu, daerah harus berinovasi," sebut Fasha.
Fasha menambahkan, tidak semua pemimpin berjiwa visioner. Butuh dukungan dari berbagai pihak untuk wujudkan pemerintahan yang dirasa manfaatnya bagi masyarakat
"Inovasi harus dilakukan oleh pemimpin yang visioner. Jika hanya sekedar berharap menjadi pemimpin yang hanya ingin dapat jabatan, dapat kendaraan dinas berplat no 1 itu bukan pemimpin dan sekarang bukan jamannya lagi. Kemajuan pembangunan dan apresiasi masyarakat, senantiasa jadi motivasi dan cambuk bagi kami untuk berbuat lebih baik lagi. Keberhasilan pembangunan di Kota Jambi bukan karena seorang W ali Kota saja, namun didukung oleh tim yang hebat, ASN dan keterlibatan masyarakat," tegas Fasha. (adv)

Editor: nani Ikuti kami di Video Pelecehan Seksual Pasien di Rumah Sakit Viral, Pelaku Tiba-tiba Hilang Secara Misterius Sumber: Google News | Berita 24 Jambi

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »